Kasubag Umum LPMP Gorontalo, EKy Aristanto P. Punu, SE MM saat menyerahkan Blockgrant Peralatan ICT kepada salah seorang Ketua KKG yang ada dikab. Bone Bolango

Kasubag Umum LPMP Gorontalo, EKy Aristanto P. Punu, SE MM saat menyerahkan Blockgrant Peralatan ICT kepada salah seorang Ketua KKG di Kab. Bone Bolango

Bantuan Peralatan ICT untuk guru di daerah terpencil sekab. Bone Bolango telah diserahkan oleh Kasubag Umum LPMP Gorontalo, Bapak Eky Aristanto P. Punu SE,MM Senin (07/12) lalu di Aula LPMP Gorontalo kepada 14 kelompok KKG/MGMP, yang disaksikan oleh pejabat dari Diknas Bone Bolango.

Hal ini adalah salah satu wujud program Dirjen PMTPK Depdiknas yang telah merancang program peningkatan kompetensi guru daerah terpencil melalui pemberdayaan Kelompok Kerja Guru (KKG)-SD dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP)-SMP se-propinsi Gorontalo yang berbasis Information and Communication Technologies (ICT).

Perincian bantuan Peralatan ICT untuk Kab. Bone Bolango tersebut yakni, 42 buah laptop, 14 buah modem untuk akses internet, 14 buah printer dan 14 buh LCD, yang masing-masing Kelompok KKG/MGMP memperoleh bantuanĀ  3 buah Laptop, 1 buah Printer, 1 buah LCD, dan 1 buah Modem untuk akses internet.

Kasubag Umum LPMP Gorontalo, Bapak Eky Aristanto P. Punu SE, MM. mengharapkan bantuan laptop tersebut digunakan dengan baik sesuai peruntukannya yakni untuk meningkatkan kualitas guru di daerah terpencil. “Jadi dengan adanya laptop dan fasilitas pendukungnya yang memungkinkan untuk akses internet, diharapkan dapat membuka wawasan para guru sehingga pada akhirnya bisa memperkaya informasi dan bahan ajar serta bisa mengakses berbagai informasi terkini mengenai pendidikan,” harap Eky saat itu. Lebih jauh Eky mengharapkan kualitas lulusan siswa semakin baik setelah pemberian bantuan tersebut.

Eky mengatakan, LPMP Gorontalo sebelumnya telah memfasilitasi pendidikan dan latihan kepada para guru penerima bantuan tersebut di LPMP Gorontalo agar memanfaatkan bantuan tersebut dengan baik. Ia mengatakan, pelatihan ini sangat bermanfaat bagi para guru karena peralatan ICT yang diberikan tergolong berteknologi tinggi dan membutuhkan keahlian untuk mengoperasikannya.

Setelah mengikuti pelatihan di LPMP, para guru menjadi master teacher. Artinya, mereka akan melatih sesama rekan guru dengan bantuan tim dari LPMP,” kata Eky. Kemudian nantinya tim teknis dari LPMP Gorontalo akan kembali mendatangi para guru penerima bantuan tersebut untuk melakukan pengecekan. “Kita akan cek lagi untuk memastikan peralatan tersebut sudah dimanfaatkan dengan baik atau belum. Jika belum maka kita akan mengevaluasi permasalahannya sehingga dapat diatasi,” kata Eky.

Prinsipnya, tegas Eky, peralatan tersebut harus digunakan dengan baik sesuai peruntukannya. Karena itu tujuan utamanya untuk meningkatkan kualitas guru di daerah terpencil dapat tercapai. Dengan mengakses internet dari Laptop yang dibagikan tersebut, kata Eky, para guru dapat mengakses informasi mengenai dunia pendidikan. “Terutama mengenai kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) yang selama ini dikeluhkan guru di daerah terpencil,” jelas Eky.